alkes motivasi News Tips TIPS KESEHATAN

Tau Gak Kolesterol Bukan Akibat Kegemukan Lohh

Gemuk bukan pertanda kolesterol? Apa sih kolesterol itu? Apa yaa faktor resiko jika kolesterol tinggi? Adakah gejalanya?
Yuk simak penjelasan dibawah ini.

Kolesterol adalah lemak mirip zat lilin yang terdapat dalam darah. Tubuh manusia membutuhkan kolesterol untuk menunjang pertumbuhan sel yang sehat. Namun, kadar kolesterol tinggi dapat menyebabkan penyakit jantung dan pembuluh darah.
Faktor gaya hidup yang paling sering menjadi penyebab kolesterol tinggi adalah kebiasaan mengonsumsi makanan yang mengandung kadar lemak atau kolesterol tinggi.
Faktor risiko kolesterol tinggi yang lain, di antaranya yakni:
1. Obesitas atau kegemukan
2. Minum minuman yang mengandung alkohol secara berlebihan
3. Kurang olahraga
4. Gaya hidup yang inaktif (sedentary)
5. Memiliki masalah kesehatan tertentu, seperti penyakit kencing manis, kelainan kelenjar tiroid, kelainan polisistik ovarium pada wanita, kelainan atau gangguan pada ginjal, kehamilan dan kindisi lain pada wanita yang bisa meningkatkan kadar hormon wanita
6. Konsumsi obat-obatan tertentu, misalnya pil kontrasepsi, diuretik (melancarkan kencing), obat penurun tekanan darah, dan beberapa obat yang dipakai untuk mengobati depresi
7. Keturunan
Tanda-tanda kolesterol tinggi Tanda kolesterol tinggi adalah tidak spesifik dan belum tentu dirasakan semua orang
Meski tak memiliki gejala khas, tapi beberapa kondisi ini patut diwaspadai sebagai tanda kolesterol tinggi:
1. Mudah lelah, itu terjadi sebagai dampak dari munculnya plak di pembuluh darah akibat kadar kolesterol tinggi yang menyebabkan berkurangnya aliran darah ke jaringan tubuh.
2. Suka mengantuk Sering mengantuk bisa menjadi salah satu dampak tidak langsung dari kolesterol tinggi dan adanya sumbatan pada pembuluh darah. Suka mengantuk dikaitkan dengan asupan aliran darah yang membawa oksigen ke otak berkurang.
3. Nyeri kaki Nyeri kaki juga bisa menjadi tanda kolesterol tinggi lainnya. Serupa dengan asal usul rasa lelah akibat kolesterol tinggi, penumpukan plak yang terjadi pada pembuluh darah di kaki, dapat menyebabkan rasa sakit atau nyeri di bagian kaki.
4. Tengkuk terasa pegal-pegal meski bisa disebabkan oleh banyak hal, tengkuk terasa pegal-pegal pada kenyatannya bisa menjadi tanda kolesterol tinggi. Kondisi ini dikaitkan dengan penumpukan plak di pembuluh darah pada area leher. Penumpukan plak akibat kolesterol tinggi tersebut dapat menghalangi aliran darah yang ada di leher dan menuju ke otak.
5. Nyeri dada Penumpukan plak akibat kadar kolesterol tinggi juga bisa terjadi pada pembuluh darah jantung. Kondisi inilah yang menjadi awal mula terjadinya penyakit jantung atau serangan jantung sebagai komplikasi dari kolesterol tinggi.
6. Terjadi xanthomata, Kolesterol tinggi dapat ditandai dengan xanthomata (penumpukan kolesterol) yang terlihat dalam jaringan tubuh, terutama dalam kulit dan urat. Xanthomata bisa merupakan pembengkakan berbentuk bulat dan berwarna kekuningan.
7. Terjadi xanthelasma, Kolesterol tinggi dalam darah juga dapat ditandai dengan xantgelasma, yakni bercak-bercak kuning di bawah kelopak mata.
8. Muncul gumpalan di urat Bagi orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi karena faktor genetik, penumpukan kolesterol kadang terlihat di kulit seperti gumpalan separuh biji kacang yang bisa dilihat dan dirasakan pada urat dekat buku jari.
Oleh karena tidak memiliki gejala yang spesifik dan bahkan bisa tidak menimbulkan gejala sama sekali, tes darah adalah satu-satunya cara untuk mengetahui secara apasti apakah kadar kolesterol dalam darah normal atau tidak. Kita bisa cek kadar kolesterol secara berkala di rumah menggunakan alat GCU yang bisa di dapatkan di alkes daya juang. Info lebih lanjut hubungi admin.

Artikel Lainnya

Leave a Comment